Guru Dibayar Jutaan Rupiah Sekali Mengajar Dari Rumah, Mau ???



https://images.app.goo.gl/Touh2kVz3FPMLjbn6


Sudah sepekan berlalu sejak dikeluarkannya surat edaran dari Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan terkait kebijakan Belajar di Rumah bagi siswa dan Bekerja Dari Rumah bagi guru. Walaupun ternyata di beberapa daerah lainnya, guru tetap masuk sekolah, namun aktivitas KBM di sekolah tidak berjalan sebagaimana mestinya. Guru hanya mengerjakan tugas piket dan administrasi, terlebih menyiapkan materi untuk Pembelajaran Jarak Jauh melalui daring.

Dalam menyiapkan materi pembelajaran daring, guru dapat membuat beragam konten pembelajaran menarik dalam bentuk power point, video pembelajaran, ataupun kuis online. Banyak sekali aplikasi yang memudahkan guru untuk menuangkan ide kreatifnya tersebut sampai menjadi sebuah konten pembelajaran yang siap dipelajari oleh siswanya di rumah.

Selain dengan menyiapkan konten menarik, guru juga dapat melakukan pembelajaran daring melalui cara mengajar langsung lewat live streaming youtube dan facebook. Bahkan, saat ini guru – guru juga dapat berinteraksi dengan siswanya melalui aplikasi meeting online seperti : webex, talk fushion, zoom, google hangout, dll.

Selain melakukan pembelajaran langsung seperti live streaming dan meeting online, pembelajaran daring dapat juga dilakukan dengan menonton youtube. Jadi, guru mengunggah video pembelajaran di channel youtube kemudian membagikan link video pembelajarannya pada siswa, selanjutnya siswa menonton video tersebut atau mendownload videonya.

Penulis berpendapat bahwa cara tersebut lebih praktis dan sangat mudah bagi siswa untuk mendapatkan konten atau materi pembelajaran. Khususnya bagi siswa yang memiliki keterampilan terbatas dalam mengakses internet, dalam hal ini membuat alamat email, menginstal aplikasi, dll. Bagi anak – anak yang bersekolah di kota, mungkin hal ini jarang ditemukan, tetapi bagi anak – anak yang ada di daerah penulis, hal ini bukan saja menjadi kesulitan anak tetapi juga menyulitkan orang tua yang diminta mendampingi anak saat belajar di rumah.

Berbeda dengan menonton youtube, anak – anak kecil yang belum usia sekolah saja, sudah bisa membuka youtube dari gawai bahkan dengan mudahnya mereka mengunduh / download video – video yang mereka sukai dari channel youtube tersebut.

Ada juga keuntungan bagi guru jika membuat video pembelajaran dan menguploadnya di youtube. Selain bisa meningkatkan kreativitas dalam memanfaatkan TIK, membagikan ilmu kepada siswa, juga bisa mendatangkan keuntungan pendapatan sampai berjuta – juta rupiah. Sebelum penulis membahasnya lebih lanjut, coba simak video berikut ini :


Apa yang Anda lihat dari video tersebut ? Adakah hal  menarik yang ditemukan, selain dari segi konten / materi video tersebut ? Menurut penulis, hal yang sangat menarik dari video tersebut adalah jumlah views nya yang fantastis. Lebih dari 3,4 Juta views, artinya video tersebut sudah ditonton oleh 3.400.000 orang bahkan lebih. WOOWW!!!


Anda akan lebih kaget lagi bila mengetahui Berapa banyak pendapatan yang diperoleh untuk satu video tersebut. Penulis mencoba searching informasi terkait cara menghitung pendapatan youtuber berdasarkan jumlah views. Berikut ini informasinya yang penulis dapatkan dari https://jalantikus.com/news/26052/cara-menghitung-jumlah-pendapatan-youtube/

Pendapatan yang biasanya dihitung oleh para YouTuber adalah melalui impression yang dimiliki. Impression merupakan jumlah iklan yang tampil di layar penonton. Semakin besar impression pada sebuah halaman video yang di-upload, maka semakin besar pendapatan yang kamu miliki.

Penghitungan kasar pendapatan melalui jumlah views pada iklan yang bisa dihitung melalui CPM (Cost per Million) dan CPC (Cost per Click). Menghitung CPM yaitu setiap seribu views pada iklan dalam halaman video akan dihargai sekitar 1 USD atau Rp14.000,00 (menyesuaikan kurs dollar). Namun, jumlah CPM yang diberikan tidak dapat disebutkan secara mutlak.

Sementara, menghitung CPC yaitu pendapatan yang dihasilkan dari jumlah klik pada iklan yang ada pada halaman video. Harga yang diberikan pada CPC ini relatif lebih mahal dari CPM.

Jadi, jika kamu memiliki 5000 views pada iklan maka pendapatan yang akan kamu terima sejumlah 5 USD. Serta ditambahkan dengan jumlah klik pada iklan. Lalu, dari pendapatan CPM dan CPC didapatkan revenue atau jumlah pendapatan. Itulah yang akan kamu dapatkan dari satu video yang diupload.

Sekarang, mari kita hitung pendapatan Paman Apiq (youtuber pada video di atas) :

(3.438.465 : 1.000) X 14.000 (kurs dollar 2017) = 48.138.510 (estimasi)

Penulis pun merasa penasaran dan mencoba menghubungi Paman Apiq untuk meminta konfirmasi terkait penghitungan di atas. Berdasarkan informasi yang beliau sampaikan melalui wapri, jumlah tersebut merupakan estimasi pendapatan yang diperoleh dan masih ada pembagian penghasilan dengan pihak perusahaan youtube sendiri, sekitar 55 % untuk youtuber dan 45 % untuk youtube. Selain itu masih ada pajak yang harus dibayar. Namun, nominal yang diperoleh tentunya masih sangat besar, bukan ? Bilangannya masih puluhan juta, lho.

Itu dari satu video. Belum dihitung dengan video yang lain selama satu bulan. Kira – kira, jika kita bandingkan dengan gaji kita mengajar selama satu bulan, bagaimana ? Beda jauh, kan ? Memang setiap video tidak bisa menghasilkan pendapatan yang sama besarnya seperti itu. Kuncinya adalah kreatif. Baik dari segi konten yang disajikan maupun cara menyajikannya. Selain itu, tentunya kita harus belajar menjadi youtuber terlebih dahulu. Caranya ? Buat channel youtube dan mulailah berkreasi. Banyak materi yang bisa kita jadikan konten di channel youtube kita, tidak harus tentang pendidikan. Saran penulis, tentukan dulu personal branding kita sebelum mulai membuat channel youtube. Materi tentang personal branding dapat dipelajari  >>>>> Di Sini

Jika tertarik untuk menjadi youtuber, ikuti terus postingan blog ini dan dapatkan rahasia sukses menjadi guru youtuber.
                                                                                                                                  





3 Responses to "Guru Dibayar Jutaan Rupiah Sekali Mengajar Dari Rumah, Mau ???"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel