Pintar Matematika Tanpa Rumus dan Soal Latihan, Bisa Kok !



https://images.app.goo.gl/TK5v5LcSq1FczNzc7


Memasuki hari ke lima belajar di rumah, beragam tanggapan dilontarkan oleh anak - anak dan orang tua terkait sistem pembelajaran online sebagai imbas dari kebijakan pencegahan penyebaran virus corona. Di satu pihak, orang tua dan siswa merasa senang karena bisa beraktivitas di rumah, orang tua mendampingi anak melakukan pembelajaran online dan anak tidak merasa terbeban dengan banyaknya tugas yang diberikan oleh guru melalui pembelajaran online yang diaksesnya karena mereka sendiri sudah terbiasa melakukannya, bahkan ada sekolah - sekolah yang selama ini memang sudah menerapkan blended learning, jauh sebelum kebijakan ini diambil. 

Namun, di pihak lain, masih banyak juga  keluhan yang disampaikan oleh anak - anak dan orang tua mereka. Bahkan hal ini disampaikan juga oleh Komisianer KPAI, baca artikelnya  Di Sini


 Berikut ini beberapa keluhan yang penulis dapati dari beberapa akun media sosial : 

"Kalau di sekolah asyik, bisa sambil main dengan teman - teman."

"Pengen belajar di sekolah saja. Kangen sekolah, kangen teman - teman." 

"Nggak bisa ngerjain soal - soalnya. Gak ngerti." 

"Orang tua nggak bisa bantu, katanya soalnya susah." 

Sampai di situ, Penulis berpendapat bahwa sistem pembelajaran daring yang diberikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran jarak jauh akibat virus corona, bagi pihak yang kedua ini dirasakan belum efektif. Alih - alih membuat siswa belajar dengan baik, malah siswa menjadi cepat bosan dan stres. 

Tak jauh berbeda dengan pernyataan orang tua mereka, berikut ini salah satunya,"Ampun deh karena jumpalitan sambil kerja rumah, kerja kantoran, ngerjain tugas sekolah tak bisa fokus. Karena anak tetap harus didampingin pakai laptop kan," kata Pertiwi, seorang ibu di Depok. Baca artikel lengkapnya Di Sini

Sebenarnya masih banyak alternatif pembelajaran yang bisa dilakukan oleh siswa di rumah. Misalnya kegiatan belajar matematika tanpa hafalan rumus dan latihan soal. Memangnya bisa ? Tentu saja    bisa ! Selama ini memang banyak orang yang mempunyai pandangan keliru tentang matematika, sehingga hasil akhirnya matematika dipandang sebagai sesuatu yang mengerikan dan membingungkan. Matematika juga dipandang hanya sebagai angka - angka, rumus, dan hitungan yang membutuhkan soal - soal latihan untuk mempelajarinya. Itulah beberapa pandangan yang keliru tentang matematika. 

Berikut ini penulis sajikan ragam aktivitas belajar matematika tanpa rumus dan soal yang akan disukai oleh siswa yaitu : 

1. Bermain ular tangga 

https://images.app.goo.gl/fgEYtEmPYHhfeZTN9
Konsep matematika yang bisa dipelajari : 

Penjumlahan dan pengurangan sampai bilangan 100 

Karakter yang dikembangkan : kejujuran, kerja keras

2. Blocks
 Konsep matematika yang bisa dipelajari : Bangun  ruang

 Karakter yang dikembangkan : kreativitas, rasa ingin tahu

3. Monopoli

Konsep matematika yang bisa dipelajari : penjumlahan dan pengurangan, nilai uang sampai ribuan, untung - rugi

Karakter yang dikembangkan : teliti, kreativitas, kerja keras, mandiri

4. Congklak

https://images.app.goo.gl/fjcLKUeguhwe3vQt7
Konsep matematika yang bisa dipelajari : Penjumlahan, pengurangan, pembagian

Karakter yang dikembangkan : teliti, jujur, santun

5. Meronce

https://images.app.goo.gl/CewzP2ZUm31iy8nAA

Konsep matematika yang bisa dipelajari : Penjumlahan, pengurangan, perkalian, FPB dan KPK, pola bilangan loncat

Karakter yang dikembangkan : kerja keras, teliti, mandiri, disiplin

6. Memotong pizza

https://images.app.goo.gl/jTg88Zj1KXdskgT69

Konsep matematika yang bisa dipelajari : pecahan, pembagian

Karakter yang dikembangkan : teliti, peduli, disiplin, gotong royong

7. Origami
https://images.app.goo.gl/8KixWhb5M9Fv7EsP6

Konsep matematika yang bisa dipelajari : hubungan antar garis, simetri lipat, bangun datar

Karakter yang dikembangkan : kreativitas, rasa ingin tahu, mandiri

8. Bermain peran

https://images.app.goo.gl/BUCuDpQuxmYkDeco8

Konsep matematika yang bisa dipelajari : nilai mata uang, penjumlahan dan pengurangan sampai ribuan, pembagian, perkalian

Karakter yang dikembangkan : kreativitas, gotong royong, kejujuran



Bagaimana, luar biasa kan aktivitasnya ? Belajar sambil bermain memang sangat efektif bagi anak - anak, terutama anak usia SD yang karakteristiknya memang masih senang bermain. Dibandingkan dengan memberikan rumus - rumus atau latihan soal terus menerus, ditambah dengan tugas lainnya yang harus dikerjakan secara online, penulis berasumsi bahwa aktivitas sederhana di atas dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan lebih bermakna bagi siswa.

Dengan melakukan beragam aktivitas pembelajaran kreatif seperti contoh di atas, maka anggapan keliru tentang matematika pun dapat dihapus sedikit demi sedikit. Asalkan kita sebagai guru dan orang tua, lebih kreatif dalam menggali ide - ide aktivitas apa lagi yang disukai siswa. Karena pada dasarnya konsep matematika itu sendiri ada di sekitar kita.  Sehingga mereka akan belajar dengan rasa senang dan tidak cepat bosan apalagi stres. 

Berkenaan dengan kebijakan belajar di rumah, penulis menyarankan kepada orang tua agar dapat mendampingi anak - anaknya dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran apa pun. Bahkan sebisa mungkin terlibat di dalamnya. Mari manfaatkan waktu belajar di rumah dengan menjalin komunikasi antara anggota keluarga dengan lebih intens. Salah satunya adalah dengan ikut terlibat dalam kegiatan belajar anak. Dengan adanya keterlibatan orang tua, maka anak tidak akan merasa terpaksa dan cepat bosan belajar. 





7 Responses to "Pintar Matematika Tanpa Rumus dan Soal Latihan, Bisa Kok ! "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel