Tantangan Baru, Menulis Buku Dalam Seminggu Berhadiah Puluhan Juta Rupiah



tantangan menulis
Tantangan Menulis




Work From Home (WFH) sudah berlangsung selama lebih dari dua pekan. Apa saja yang sudah Anda lakukan ? Sebagai seorang guru, penulis setiap hari “mengajar” dari rumah. Caranya : penulis mengunggah video pembelajaran di chanel youtube penulis yang berisi materi pembelajaran di sekolah. Selain itu, penulis juga membuat kuis online dan memantau diskusi siswa – siswa di kelas yang penulis ampu melalui messenger dan grup WA kelas.

Selain itu, penulis juga mengisi kegiatan WFH dengan cara menulis di blog. Kebetulan saat ini penulis sudah bergabung dengan kelompok Belajar Menulis Gelombang 4 yang digawangi oleh Om Jay dkk. Penulis merasa sangat bersyukur karena mendapat undangan istimewa dari Om Jay sebagai seorang blogger ternama untuk ikut bergabung dengan kelas menulis melalui WAG gelombang 4.

Banyak sekali manfaat yang telah penulis rasakan ketika penulis akhirnya mempunyai blog sendiri dan bisa memanfaatkan waktu saat WFH dengan kegiatan yang sangat bermanfaat, terlebih saat ini penulis merasa bangga dan sangat berbahagia karena pengunjung blog penulis sudah mencapai lebih dari 10.000 viewer. Artinya semakin banyak orang yang turut merasakan manfaat tulisan yang penulis publikasikan di blog tersebut.

Dalam perjalanan menjadi seorang guru blogger, Om Jay selalu memberikan tantangan dalam berbagai bentuk. Hal ini dilakukan agar para blogger pemula mendapatkan stimulus untuk terus berkarya. Salah satunya adalah tantangan baru yang disampaikan oleh narasumber istimewa dalam kegiatan belajar menulis gelombang 4. Beliau adalah Profesor Richardus Eko Indrajit. Siapakah sebenarnya figur narasumber istimewa ini ? Dan apa sebenarnya tantangan yang disampaikan oleh beliau ?

Profil Profesor Richardus Eko Indrajit



Ekoji channel, seminar virtual, teknplogi informasi, richard
Profesor Richardus Eko Indrajit

Prof. Richardus Eko Indrajit, akrab dipanggil Prof. Richard, lahir di Jakarta, 24 Januari 1969. Beliau adalah seorang pakar teknologi, narasumber berbagai seminar, akademisi, dan penulis puluhan judul buku serta ratusan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional.

Beliau adalah seorang yang haus akan ilmu. Karirnya di bidang teknologi dimulai saat masih berada di bangku kuliah. Setelah mendapat gelar sarjana di ITS, beliau melanjutkan studi di berbagai universitas terkemuka dunia, seperti : Harvard University, University of The City of Manyla, Maastricht School of Management, Leicester University, dan London School of Public Relation.

Sekembalinya dari studi di luar negeri, beliau pun bekerja di beberapa perusahaan multinasional sampai akhirnya memutuskan untuk resign dan mendirikan sebuah perusahaan konsultan teknologi informasi independent yang membantu banyak perusahaan baik swasta maupun pemerintah.

Beliau pun berkiprah dalam membantu pemerintah untuk sejumlah penugasan, di antaranya : widyaiswara Lemhanas, Staf Khusus Bidang Teknologi Informasi Sekjen BPK, Staf Khusus Balitbang Departemen Komunikasi dan Informatika, Staf Khusus Bidang Teknologi Informasi Badan Narkotika Nasional, dan Konsultan Ahli Direktorat Teknologi Informasi dan Unit Khusus Manajemen Informasi Bank Indonesia.

Saat ini beliau menjadi pimpinan institusi pengawas internet Indonesia ID – SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure), anggota aktif BNSP, Dewan Riset Nasional dan Dewan Pendidikan Tinggi. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Presiden Association of Higher Learning Institution in Computing and Information Technology Studies serta Presiden of International Association of Software Architect. Profil selengkapnya dapat dibaca  Di Sini

Cerita di Balik Layar


Saat masih kecil, Prof. Richard mempunyai kegemaran mengajar. Aktivitasnya ini rutin dilakukan setiap hari. Istilahnya tidak ada hari tanpa mengajar. Beliau mengajar sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Banyak hal yang beliau ajarkan, di antaranya : sandi – sandi pramuka, cara main sulap kartu, membuat perangkat elektronik, dsb.

Pengalaman masa kecil itu, akhirnya semakin tumbuh dalam diri Prof. Richard. Sehingga, beliau menjadi konsultan seperti sekarang. Beliau mengatakan bahwa mengajar dan berbagi ilmu serta pengalaman sudah menjadi DNA tubuhnya.

Namun, dengan adanya pandemic covid 19, beliau sementara waktu tidak bisa melakukan aktivitasnya dengan normal. Sehingga pada hari ke 5 saat sudah diterapkan kebijakan Bekerja dari Rumah, beliau memutuskan untuk mengajar via streaming youtube. Saat itu juga, beliau membuat chanel pribadinya dengan nama EKOJI CHANEL. Berikut ini adalah link chanel youtube beliau : https://www.youtube.com/channel/UCa3LCo2Zjy_h_NaWz1V2jOw

Pada tanggal 20 Maret 2020, beliau mengadakan seminar virtual di youtube secara gratis bagi siapa saja. Beliau cukup kaget karena ternyata 600 orang menghadari seminar yang dibawakannya, bahkan penonton tayangan tersebut saat ini mencapai 6.000 orang. Berikut ini adalah rekaman seminar virtual perdana beliau dengan tema “Digital Mindset” 


Pada kesempatan tersebut, Prof. Richard menawarkan fasilitas berupa sertifikat bagi peserta seminar yang menginginkannya. Hal ini direspon sangat baik oleh para peserta, dan berdasarkan data yang disampaikan oleh Prof. Richard tadi malam, sebanyak 1.116 peserta memesan sertifikat seminar yang beliau bawakan. Prof. Richard sangat terkejut, karena nilai sertifikat itu mencapai Rp 11.000.000,00 (sebelas juta rupiah). Wow!

Hobi Mengajar Jadi Hobi Menulis


Prof. Richard mengatakan bahwa setiap dosen dituntut untuk membuat laporan akademik. Salah satunya adalah dengan mengikuti seminar yang dibuktikan dengan adanya sertifikat. Karena saat ini pelaksanaan seminar secara tatap muka ditiadakan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19, maka dipilihlah jalan seminar virtual.

Ternyata, para peserta seminar didominasi oleh para mahasiswa beliau yang juga pernah membeli buku – buku yang beliau tulis sejak tahun 1998. Beliau mengisahkan bahwa pada waktu itu, banyak sekali mahasiswa S2 beliau yang tidak mampu membeli buku dalam mata uang dollar, sehingga beliau merasa tergerak untuk membuat ringkasan dari 50 buku Bahasa Inggris yang dipinjamnya dari perpustakaan. Judul buku yang ditulislnya adalah “Manajemen Sistem dan Teknologi Informasi” yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo dan menjadi buku best seller.

Dari pengalaman itulah, akhirnya beliau menjadikan kegiatan menulis sebagai sebuah kebiasaan. “Saya menulis sebelum tidur, cukup satu halaman. Setia pada satu diagram yang menarik perhatian saya, saya jelaskan dalam satu halaman secara ringkas.” Ungkap beliau.  Sampai saat ini, beliau sudah menulis lebih dari 75 buku dan ratusan artikel yang beliau bagikan secara gratis, seperti di situs academia, situs eko.id, dll

Disrupsi Diri, Langkah - Langkah Menulis Buku Dalam Seminggu


Prof. Richard mengajukan tantangan menulis pada peserta Belajar Menulis, “Silakan Anda Tulis Buku Dalam Waktu Seminggu! Jangan kuatir, saya akan mendampingi Anda sepenuhnya. Anda berani terima tantangan ini ?” Ujar beliau.

Bagaimana jika Anda yang diberikan tantangan seperti itu ? Jujur saja, penulis merasa tertantang. Apalagi Prof. Richard mengiming – imingi dengan bonus e ISBN dan jika laku maka royalty nya akan menjadi milik penulis. Namun, penulis merasa bahwa untuk bisa menerima tantangan beliau, tentunya kita harus menyelami dulu apa maksud tantangan beliau itu sehingga kita akan menemukan cara untuk menyelesaikannya. 
Berikut ini adalah langkah - langkah menulis buku dalam waktu seminggu ala Profesor Richard :
1.  Buka chanel EKOJI di Youtube dan Subscribe
2.  Pilihlah topik seminar virtual yang Anda sukai dan Anda kuasai
3.  Kembangkan tulisan berdasarkan topik yang sudah dipilih dengan menggunakan Rumus 5W + 1 H
Contoh : topik : Digital Mindset
Pertanyaan penunjuk :
a.     Apa yang dimaksud dengan Digital Mindset ?
b.     Mengapa Digital Mindset dibutuhkan ?
c.      Siapa yang harus berubah Digital Mindsetnya ?
d.     Di mana Digital Mindset harus diterapkan ?
e.     Kapan Digital Mindset diterapkan ?
f.       Bagaimana cara menerapkannya ?
4.  Kumpulkan tulisan Anda dari hari pertama – hari keenam, lalu kumpulkan tulisan pada hari ketujuh.
5.  Hari ketujuh, Prof. Richard akan melakukan editing terhadap naskah buku kita, selanjutnya akan diterbitkan dengan e ISBN dari perusahaan publikasi beliau yaitu CV Preinexus Yogyakarta dan dipasarkan di situs EKOJI CHANEL.
6.  Jika banyak peminat dari e book itu, maka akan dibuat versi cetaknya lengkap dengan ISBN.

Pilih Jadi Penulis Atau Youtuber ?

Prof. Richard memilih untuk memaksimalkan waktu yang beliau miliki sebisa mungkin. Setiap hari Sabtu dan Minggu, beliau menulis. Sedangkan youtuber ditekuni beliau setiap hari Senin – Jumat. Karena bagi beliau, baik buku maupun youtube, merupakan Marketing Brochure atau Marketing Tools yang akan menjadi alat pengembangan personal branding beliau sehingga orang akan mengenal beliau dan juga karya – karyanya. Dari situlah, beliau akan mendapat berbagai kesempatan untuk menjadi pembicara dalam berbagai acara.

Beliau menyadari bahwa perjuangannya ini tidaklah mudah. Sehingga beliau fokus pada cita – citanya yang ingin beliau wujudkan. Di antaranya beliau ingin keliling Indonesia dan keliling dunia. Berkat ketekunan dan dedikasi beliau, maka semua cita – citanya dapat terwujud. Dan hingga saat ini, beliau sudah mengunjungi semua provinsi di Indonesia serta 73 negara di dunia.


Ada hal menarik yang disampaikan oleh Prof. Richard tadi malam, beliau menjelaskan bahwa salah satu alasan beliau menulis adalah ingin meninggalkan legacy untuk anak dan cucu beliau. Menurutnya, itulah cara hidup 1.000 tahun lagi.

Tips Menulis Asyik

Menulis adalah cara kita menyampaikan buah pikiran lewat tulisan. Berikut ini adalah Tips Menulis Asyik ala prof. Richard : 

·      Jangan takut untuk menulis apa yang akan kita tuliskan
·      Sesuaikan gaya tulisan dengan target pembaca
·   Tulislah hal – hal yang baik, jangan menulis hal – hal buruk yang akan membuat orang merasa sedih.
·      Menulislah bersama orang yang berani menulis
·      Supaya fokus, jangan menulis terlampau lama. Paling lambat 100 hari sudah harus jadi.
·   Pilihlah judul yang sedang trend, bahas dari sisi yang tidak pernah terlihat orang lain, misalnya : sisi peluang dari Covid 19
·   Berpikirlah Anti Mainstream (di luar kebiasaan) untuk mendapatkan ide yang unik dan orisinil
· Tawarkan buku Anda kepada penerbit, lakukan cek plagiarisme sebelumnya. Usahakan agar 80% karya tersebut original.
·      Ketika ide muncul dan sedang menggebu – gebu, tulislah sampai tuntas
·      Jadikan menulis sebagai prioritas di antara semua aktivitas harian.
·    Jadikan kepuasan pembaca sebagai tolak ukur baik atau tidaknya buku yang akan kita tulis
·      Perbanyak jam terbang dalam menulis

 






  



10 Responses to "Tantangan Baru, Menulis Buku Dalam Seminggu Berhadiah Puluhan Juta Rupiah"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel