7 Motivasi Ini Membuat Anda Sukses Menulis Sekarang Juga




Mengapa seseorang bisa lancar berbicara setiap bertemu dengan orang lain, tetapi mengalami kesulitan saat menulis ? Padahal kedua kegiatan itu sama, yaitu mengungkapkan gagasan, pikiran, dan perasaan.

Hal ini yang menjadi pemikiran penulis selama ini. Karena penulis juga mengalaminya. Ketika dalam suatu kesempatan, penulis diminta untuk menyampaikan kata – kata sambutan, penulis dapat secara lancar berbicara tanpa teks. Namun, beberapa waktu sebelum tampil, penulis merasa kesulitan untuk membuat teks sambutan tersebut.
Apakah Anda juga pernah mengalami hal serupa ?

Sebenarnya mengapa kita harus menulis ? Pertanyaan ini akan dijawab oleh narasumber kegiatan Belajar Menulis Gelombang 4 hari ini yaitu Bpk. Imron Rosidi.

Profil Narasumber



Dr. H. Imron Rosidi, S.Pd, M.Pd, lahir di Surabaya, 10 Juni 1966. Beliau adalah seorang guru yang berpangkat Pembina Utama Muda dengan golongan ruang IV C. Hal ini merupakan hal yang istimewa karena sangat jarang guru yang dapat meraih pangkat tinggi seperti beliau.
Kebiasaan beliau dalam menulis, membuat jalan karier beliau sebagai guru dan saat ini sebagai Kepala Sekolah dengan status ASN naik menuju puncak. Dalam berbagai kesempatan, beliau juga berbagi motivasi dan sharing ilmu serta pengalamannya dalam menulis buku untuk berprestasi dan mencapai kenaikan pangkat ASN sampai golongan 1V e. Videonya dapat disaksikan pada link berikut : https://youtu.be/G4ZCy5DYNFk
Sebagai seorang guru, beliau juga menunjukkan dedikasi yang tinggi dan berhasil meriah prestasi. Berikut ini adalah beberapa prestasi yang telah beliau raih :
1.             Juara III Lomba Penulisan Buku tingkat nasional tahun 2004
2.             Juara III Lomba Karya Ilmiah Jawa Timur tahun 2005
3.             Juara II tingkat Nasional Lomba Keberhasilan Guru tahun 2006
4.             Terpilih sebagai peserta pertukaran tokoh masyarakat Indonesia-Amerika 2006
5.             Juara II  Lomba Penulisan Buku tingkat nasional tahun 2009
6.             Penulis artikel terbaik versi majalah Media Jatim tahun 2010 dan 2011
7.             Juara I Guru Prestasi Tingkat nasional tahun 2011
8.             Juara I Guru Prestasi tingkat Jatim tahun 2011
9.             Terpilih menjadi peserta kunjungan ke Australia tahun 2013
10.         Juara Lomba Best Practice Tingkat Nasional tahun 2014
11.         Juara 1 Menulis Legenda Pasuruan 2016
12.         Instruktur Nasional Kepala Sekolah Kurikulum 2013 Tahun 2015
13.         Narasumber untuk Instruktur Nasional Kurikulum 2013 untuk guru
14.         Narasumber penulisan buku tingkat nasional
15.         Narasumber penyusunan PKB Guru dan KS
16.         Penulis buku pelajaran, buku pendidikan dan buku umum dari penerbit UM Press, Kanisius, Sidogiri Press, dll.
17.         Penulis artikel populer dalam majalah Media Jatim dan Radar Bromo serta artikel ilmiah pada beberapa Jurnal.
18.         Juri Lomba Guru Prestasi Tingkat Jawa Timur selama 4 tahun
19.         Koordinator penilaian DUPAK Guru dan KS tingkat Jawa Timur

Selain menjadi narasumber dan instruktur, beliau juga sangat produktif dalam menulis buku. Beberapa buku yang telah ditulisnya adalah sebagai berikut:


Syarat Menulis

Narasumber berpendapat bahwa “tidak ada orang yang tidak bisa menulis buku”. Yang ada hanyalah orang yang tidak mau menulis buku. Tahukah Anda, dengan menulis kita dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, dan perasaan. Anda pasti bisa melakukannya, sehingga dikatakan bahwa Anda juga pasti bisa menulis. Namun, rupanya menulis itu ada syaratnya, yaitu : Mau, Tekun, Nekat, dan Baca.
·       Mau, berhubungan dengan motivasi. Profesi seorang guru sebenarnya tidak bisa lepas dari kegiatan menulis. Setiap saat guru perlu menulis. Menulis Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan administrasi guru lainnya merupakan tugas guru sehari – hari.
Jika Anda sebagai seorang guru dan Anda tidak menulis, kemungkinan alasannya adalah : Anda belum menemukan alasan mengapa harus menulis ? Dan tidak atau belum tahu bagaimana cara menulis.

Jika Anda masih belum menemukan alasan mengapa harus menulis ?
1.         Menulis sebagai identitas diri
2.         Mendapatkan uang / royalti
3.         Memperoleh popularitas
4.         Terpaksa menulis karena tugas
5.         Ingin berbagi inspirasi
6.         Ingin menyuarakan kebenaran
7.         Mau menyebarkan ilmu
Dari ketujuh motivasi menulis di atas, coba Anda dalami satu per satu, dan temukan motivasi menulis bagi Anda sendiri. Perlu diketahui bahwa motivasi seseorang untuk menulis pastilah tidak sama. Anda jangan merasa khawatir jika ternyata motivasi Anda untuk menulis berbeda dengan orang lain. Paling tidak, Anda harus mengenali dulu motivasi Anda untuk menulis. Sebab, semua proses yang akan Anda lalui nanti akan didasari dari motivasi yang telah Anda miliki.

·       Tekun, setelah Anda memiliki motivasi untuk menulis, syarat berikutnya yang harus Anda penuhi adalah tekun dalam menulis. Dalam hal ini, Anda harus mulai menentukan buku apa yang akan Anda tulis. Pertanyaan yang tepat untuk menggali hal ini adalah “Buku apa yang ingin Anda baca, namun buku tersebut belum  ada ?”

Mari kita ingat kembali materi kemarin yang disampaikan oleh Ibu Farrah Dina, beliau memaparkan bahwa pertama kali beliau ingin menulis karena didorong oleh keinginan beliau untuk menyediakan buku bacaan yang berkualitas  bagi anak – anaknya. Sehingga ketika beliau mendapatkan buku lain yang dinilainya kurang sesuai dengan harapan, beliau memutuskan untuk menulis buku tersebut.

Dalam beberapa kesempatan belajar menulis, narasumber selalu mengatakan bahwa seorang penulis harus tekun menulis. Bahkan Bpk, Imron Rosidi menggugah semangat penulis dengan mengatakan,”Harus terus menulis dan jangan takut salah”. Jika Anda tekun menulis, Anda akan banyak belajar tentang cara menulis yang baik.

·     Nekat, Prinsip menulis adalah menulislah dengan jelek, jangan takut salah. Orang yang tidak pernah melakukan kesalahan adalah orang yang tidak pernah berbuat apa – apa. Ibarat sebuah pisau, keterampilan menulis itu harus perlu diasah agar semakin tajam.

·      Baca, “Don’t write if you don’t read”. Maknanya bahwa untuk menjadi seorang penulis yang baik, harus juga jadi pembaca yang baik. Membaca sama halnya dengan menjaga stamina tulisan, sehingga dalam menulis kita juga membutuhkan vitamin. Anda perlu vitamin untuk menulis ? Baca dan pelajari buku – buku berikut !


Cara Menulis Buku Non Fiksi

Jika Anda tertarik untuk menulis buku non fiksi, berikut ini adalah langkah – langkahnya :
-            Bacalah beberapa buku untuk menentukan layout buku dan gaya beberapa penulis buku
Contoh layout buku :


-            Buatlah judul dan kerangka buku
Contoh kerangka buku :


-         Lakukan pendalaman materi melalui 3 P (Paper, Person, dan Place). Paper maksudnya mengumpulkan berbagai buku, majalah, jurnal, dll yang sesuai dengan materi yang akan kita tulis. Person, artinya banyak berdiskusi dengan orang – orang atau para ahli tentang apa yang akan ditulis. Sedangkan Place, artinya mendatangi tempat yang akan kita tulis. Contohnya jika ingin menulis tentang pesantren, maka datanglah ke pesantren.
-            Mulailah menulis dari bab yang sudah dikuasai
-            Apabila terjadi kemandekan, lakukan lagi pendalaman materi
-            Menulislah dengan tidak takut salah
-            Setelah selesai, lakukan editing dari segi bahasa dan tanda baca
-            Terbitkan buku Anda melalui major publishing atau self publishing
1.      Syarat major publishing
Ada surat pengantar, soft copy buku, dan biodata penulis
2.      Kelengkapan penerbitan
Terdiri dari : cover (bisa dibuat penerbit), pengantar penulis, daftar isi, endorsement, synopsis, dan biodata
3.      Keunggulan dan kelemahan penerbit mayor dan indie/ self publishing



4.Daftar Beberapa penerbit dapat diunduh pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1IPuHvMPhLKP33NFDGJggll5Qch8k4-is/view?usp=sharing

Tips Menulis Buku

1.         Kenali target pembaca buku kita
2.         Menulislah semudah berbicara
3.         Penuhi wawasan kita sebelum menulis
4.         Lihat dan kenali gaya selingkung penerbit, termasuk visi dan misi penerbit.
5.         Jangan tunda untuk menulis ide, bila perlu gunakan Hp untuk menulis
6.         Tulislah artikel popular dan kirimkan ke majalah atau surat kabar
7.         Selaraskan antara motivasi dan passion
8.         Gunakan teknik sederhana dalam membuat kalimat pembuka atau penutup yang padu dalam sebuah paragraf, yaitu :
-             Mengulang kata yang sebelumnya disebutkan
-             Mengganti dengan kata lain yang sama maknanya
-             Memberi konjungsi antar kalimat
-       Menulis paragraph yang terdiri dari 3 – 5 kalimat dengan komposisi 1 kalimat  utama dan kalimat lainnya sebagai kalimat penjelas.
9.         Tentukan waktu wajib untuk menulis agar bisa menulis dengan konsisten
10.  Bangun personal branding Anda. Cara mengeceknya adalah buka google dan ketik nama dan asal Anda.

Kesimpulan : Semua orang bisa menulis, namun untuk menulis harus memenuhi 4 syarat berikut yaitu : Mau, Tekun, Nekat, dan Baca. Kita harus mengenali juga 7 motivasi menulis, di antaranya menulis sebagai identitas diri, menulis untuk mendapatkan uang / royalty, menjadi popular, dll. Jika kita sudah memiliki motivasi untuk menulis, berikutnya kita pun harus mengetahui bagaimana cara menulis yang baik, sehingga buku yang akan kita tulis dapat dinikmati oleh pembaca dan diterbitkan sesuai dengan harapan kita. Untuk itu, caranya mudah, ikuti saja 10 tips menulis yang sudah dibagikan di atas. Jadi tunggu apa lagi, mulailah menulis sekarang juga. Selamat menulis, salam literasi.

img source :  https://images.app.goo.gl/oZf4QoC8CVukwL4DA    

11 Responses to "7 Motivasi Ini Membuat Anda Sukses Menulis Sekarang Juga"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel